Skema Insentif Karya Ilmiah terdiri dari:

Insentif publikasi artikel dalam jurnal internasional
Insentif publikasi artikel dalam prosiding konferensi internasional
Insentif publikasi buku internasional dan/atau bab dalam buku internasional
Insentif publikasi buku ajar dan buku referensi
Insentif paten
Insentif reviewer jurnal internasional bereputasi
Insentif artikel tersitasi internasional

Catatan: Klik langsung pada tautan skema untuk melihat ketentuan lebih lanjut

Syarat umum, meliputi:

  1. karya ilmiah yang diajukan harus mencantumkan UII sebagai afiliasi penulis dan mencantumkan email dengan domain uii.ac.id;
  2. karya ilmiah belum pernah dan tidak akan diajukan untuk mendapatkan insentif sejenis di lingkungan UII;
  3. karya ilmiah yang ditulis atau dihasilkan oleh lebih dari 1 (satu) Dosen hanya dapat diajukan oleh salah 1 (satu) dosen dan atas sepengetahuan dosen yang lain; dan
  4. karya ilmiah yang terbit atau dihasilkan paling lama satu tahun sebelum tahun anggaran berjalan.
  5. Setiap Dosen dapat mendapatkan insentif karya ilmiah berupa artikel jurnal internasional, artikel prosiding konferensi internasional, serta buku internasional dan bab dalam buku internasional secara akumulatif paling banyak 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun anggaran.
  6. Pengajuan insentif jurnal internasional yang termasuk ke dalam Kelas A dan Kelas B dikecualikan dari ketentuan No. 5.
  7. Dalam hal pengaju insentif bukanlah penulis atau inventor utama, maka insentif diberikan sebesar 50% (lima puluh persen) dari standar insentif yang telah ditentukan.

Penilaian Kelayakan:

  1. Penilaian kelayakan atas pengajuan insentif dilakukan oleh tim penilai yang terdiri dari Direktur DPA, Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Riset, dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier, serta jika diperlukan dapat melibatkan mitra bestari.
  2. Hasil penilaian sebagaimana dapat berupa; (a) disetujui; (b) disetujui dengan penyesuaian; dan (c) ditolak
  3. Khusus untuk jurnal dan prosiding, penetapan jurnal predator dan penerbit predator mengacu pada ketentuan yang dikeluarkan Penilai Angka Kredit (PAK) Ditjen Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan referensi lain yang kredibel.